? Tafsir Mimpi #2

Posted on Updated on

‘Barangsiapa yang melihatku dalam mimpi, maka seakan-akan ia benar melihat aku pada waktu terjaga, karena setan itu tidak dapat menyerupai aku(HR. Bukhari Muslim)”

Saat aku terjaga dari ‘mimpi aneh’ itu pikiranku disesaki berbagai kabut pertanyaan juga  kebingungan.  benarkah sosok yang berjubah hijau itu Rasulullah SAW ? lalu siapakah seorang yang berjubah putih itu ? nama awalnya dari ‘M’, apakah benar itu Mash’ud ? lalu siapa juga ‘Umar’ ?

Maka saya pun mencoba mencari jawaban yang menyingkap segala kabut pertanyaanku. Kuteringat sabda Rasulullah bahwa Rasulullah menyukai warna hijau, dan sabda lainnya jika ada yang bermimpi bertemu Rasulullah SAW maka itulah wajah Rasulullah asli. Setelah kucoba rangkai mozaik di mimpi itu dengan referensi ini, maka saya tidak berani menyimpulkan bahwa di mimpi itu benar Rasulullah. Meskipun ada penguat alasan dengan jubah hijau itu tetap saya tidak berani menyimpulkannya. Karena saya tidak melihat wajahnya, lebih tepatnya tidak berani melihat wajahnya. (Yang saya rasakan) Saya tidak berani melihat wajah itu karena saya malu dan merasa tidak pantas bersanding dengan seorang berjubah hijau itu. Sholatnya khusyu’ sedang sholat saya sebuah tanda tanya, karenanya saya tertunduk dan ketakutan berhadapan dengannya. Seolah-olah dia itu sedang mengajarkan sholat kepada saya.

Terkadang ada sebuah penyesalan mengapa saya tidak lihat saja wajahnya di mimpi itu. Untuk mimpi Seorang berjubah hijau itu saya mulai simpan ditempatnya dan tidak perlu memusingkannya. Biarlah Allah yang menjawabnya. Hanya  sebuah do’a sebagai penguat pijakan keyakinanku ‘Ya Allah jikalau mimpi itu memang Rasullah SAW, maka izinkanlah aku bermimpi kembali bertemu dengannya dan kuatkanlah diriku untuk melihat wajahnya’

Huruf depan ‘M’ terdengar seperti ‘Mash’ud’ kemudian nama belakangnya terdengar seperti ‘Umar’. Pikiran saya langsung menjelajah dan berhenti di nama Sahabat Abdullah bin Mash’ud dan khalifah Umar bin Abdul Aziz. Entah mengapa pikiran saya reflek untuk memilih Umar bin Abdul Aziz. Maka yang pertama kali saya lakukan adalah mencari dan membaca biografi mereka. Saya jelajahi google dengan keyword dua nama tadi. Setelah kudapat bioagrafi mereka dan kubaca berharap ada kisah mereka tentang wangi bibir mereka yang tercium di surga. Dan kesimpulannya belum ada hubungannya dengan mereka.

Selanjutnya saya meminjam buku kumpulam biografi Sahabat Rasulullah SAW kepada sahabat saya di sekolah. Kubaca biografi Abdullah bin Mash’ud dan tidak ada tanda-tanda yang menunjukan bahwa seorang berjubah putih itu adalah dia. Begitu pun dengan kisah yang kubaca tentang Umar bin Abdul Aziz, masih menggantungkan jawaban. Tetap tidak menghilangkan kabut pertanyaanku. Sehingga disela-sela sekolahku pertanyaan-pertanyaan ini berangsur sedikit demi sedikit terlupakan. Dan akhirnya terlupakan(meski sebenarnya tetap tersimpan)

=============================

Mey 2009 Menjelang 1 tahun dari mimpi itu.

Lewat satu tahun dari mimpi itu ternyata penasaranku belum reda. Pertanyaan-pertanyaan itu kembali menyeruak ke permukaan pikiranku. Saya kembali mencari-cari atas jawaban misteri ini. Di suatu acara pameran buku kuniatkan untuk membeli buku kumpulan biografi dengan judul ‘tokoh-tokoh besar Islam sepanjang sejarah’ dan secara tak sengaja kutemukan buku berjudul ‘Umar bin Abdul Aziz’ maka saya pun membelinya dengan harapan bisa membuka tabir misteri ini. Yah saya sengajakan membeli kedua buku ini semoga didalamnya kutemukan kisah ‘wangi bibir di gelas yang tercium di surga’. Kubaca kedua buku ini, kuselami lautan kisahnya berharap kunikmati pemandangan misteri ini. Dan seperti apa-apa yang kubaca disetahun kemarin, tidak kutemukan kisah itu. Biar demikain tidak kudapatkan apa yang aku cari, setidaknya saya sudah menambah khazanah dari membaca buku ini. Tetap kusyukuri itu.

Kembali kuingat-ingat mimpi aneh yang indah itu yang selalu kurindu. Ku renungkan kembali apa maksudnya dari mimpi-mimpi itu. Saya hanya masih bisa merenungkan tanpa bisa memahami. Benarkah itu Rasulullah SAW ? lalu siapakah Seorang itu yang sudah tercium wangi bibirnya di surga sana ? Apa juga maksud dari mimpi-mimpi ini. Dan selalu menunggu atas jawabannya. Kembali biarlah Allah yang menjawabnya.

=======================================

Maret 2011, 3 tahun lewat mimpi itu

Seperti anomali cuaca yang terjadi akhir-akhir ini. Tanpa bisa diduga terkadang seharian panas menjelma atau seharian bumi disuburkan dengan hujan-Nya. Bersama panasnya pikiranku saat itu, dengan sendirinya turunlah hujan mimpi-mimpi itu kembali, mimpi yang sudah genap 3 tahun aku lewati. Memang selama tiga tahun disamping Allah yang mengetahui mimpi itu hanya ada sahabatku juga kakakku yang mengetahui mimpi ini. Sepertinya jika saya mencari di dalam kesendirian terlalu sulit untuk mengurai pertanyaan ini. Hingga karenanya saya mencari tahu pada temanku lainnya dan juga pada Murabbi saya. Bukan untuk membagi kisah mimpi itu tapi untuk bertanya kepada keluasan ilmunya tentang siapa sahabat Rasulullah yang sudah tercium wangi bibirnya di surga.

Setelah kusampaikan pertanyaan tadi pada kedua orang itu, maka di suatu malam ada balasan jawaban dari temanku itu. Singkat sekali jawaban itu ‘Mush’ab bin Umair’. Dash, seperti glister mencair dari salju, maka ada perasanku yang meluluh setelah mendapat jawaban ini. Ada bercak air mata yang tumbuh tetapi masih kuat untuk aku membendungnya agar tidak tumpah. Keterbatasanku selama ini seperti terpecahkan. Ternyata nama huruf awal ‘M’ yang saya kira ‘Mash’ud’ sebenarnya adalah ‘Mush’ab’ dan nama ‘Umar’ yang saya kira Umar bin Abdul Aziz adalah dari ‘Umair’. Yah, seorang berjubah putih itu yang menjadi sandaran tangan saya, juga yang sudah tercium wangi bibirnya di surga itu adalah ‘Mush’ab bin Umair’.

Ketika sebelumnya saya hanya mencari tahu jawaban atas pertanyaanku di mimpi itu, sekarang saya bukan hanya mencari jawaban itu tetapi pembenaran dari mimpi. Seoarang sahabat di mimpi itu saya berani menyimpulkan dia adalah ‘Mush’ab bin Umair’. Karena di mimpi itu disebutkan oleh Seorang yang berjubah hijau(saya belum berani menyimpulkan ini Rasulullah) bahwa wangi bibirnya sudah tercium di surga, dan keterangan ini sama seperti informasi yang disampaikan temanku. Selanjutnya karena ada keidentikan nama yang terdengar Mash’ud dan Umar yang sebenarnya Mush’ab bin Umair. Awalnya saya menyimpulkan Mash’ud dan Umar karena 2 nama inilah yang saya ketahui ada, sedang nama Mush’ab bin Umair belum pernah saya dengar sebelumnya.

Setelah malam itu yang saya mendapatkan jawaban Mush’ab bin Umair, besok paginya saya mendapatkan sms hadist dari Amal Madani Foundation yang menuliskan “Nabi bersabda : ‘Barangsiapa yang melihatku dalam mimpi, maka seakan-akan ia benar melihat aku pada waktu terjaga, karena setan itu tidak dapat menyerupai aku(HR. Bukhari Muslim)” -9 April 2011 06:03 am-

Lalu bagaimana dengan Seorang Berjubah Hijau itu ? benarkah itu Rasulullah SAW ? Mungkinkah sms dipagi itu alasan pembenarannya ?. meski ada sedikit pembenaran dengan gamis hijaunya, juga ucapannya tentang riwayat Mush’ab bin Umair yang sama denga apa yang saya terima dari temanku bahwa yang mengucapkan itu benar Rasulullah, juga sms itu. Saya sudah membuka diri bahwa itu di mimpi itu benar Rasulullah, tetapi saya masih terbelenggu keraguanku untuk menyimpulkan itu benar-benar Rasulullah, mengapa ? hanya satu alasannya, karena saya belum benar-benar melihat wajahnya. Meskipun pernah ada penyesalan mengapa aku tidak berani melihatnya, malha tertunduk ketakutan. Biarlah kita kembalikan semua ini pada Allah saja. Disela-sela do’aku aku sisipkan do’a Ya Allah jika benar di mimpi itu adalah Rasulullah, maka pertemukan kembali aku di mimpiku, izinkan dan berikan hamba kekuatan untuk melihat wajahnya, wajah Rasulullah SAW.

Setelah semua ini, Allah masih menyimpan do’a saya dan belum memberikan jawabannya. Wallahu ‘Alam

Saat fajar mulai hengkang dan Dhuha beranjak datang, 30 April 2011

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s